Pemerintahan

pariwisata kabupaten jember
space ads post kiri
Topik Terhangat

BPSPL Denpasar Pantau Hiu Tutul di Perairan Probolinggo

  • Senin, 12 Februari 2018 | 23:45
  • / 26 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 37 kali
BPSPL Denpasar Pantau Hiu Tutul di Perairan Probolinggo
Tim Balai pengelolaan sumberdaya pesisir dan laut saat pantau hiu tutul di Perairan laut Probolinggo. (pix)

Memontum Probolinggo — Balai Pengelolaan Sumberdaya Pesisir dan Laut (BPSPL) Denpasar turun langsung memantau keberadaann hiu tutul di perairan utara Probolinggo. Diharapkan nelayan dan wisatawan berperan aktif dalam menjaga biota laut tersebut. Kegiatan tersebut dilakukan Senin siang (12/2/2018), dengan menumpang kapal patroli milik Satpolairud Polres Probolinggo, 5 petugas dari BPSPL bertolak dari Pelabuhan Tanjung Tembaga Probolinggo. Mereka menuju perairan dimana puluhan hiu tutul berada, sekitar 1 mil laut dari pantai.

Kepala BPSPL Denpasar Wilayah Kerja Jawatimur, Sukowardono mengatakan, kedatangan tim ini untuk memantau keberadaan hiu dengan nama lain Whale Shark. Dijelaskan sesuai Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan nomor 18 tahun 2013, hiu tutul merupakan hewan yang dilindungi. Sehingga keberadaan spesies hiu ini, harus dilestarikan.

Dia melanjutkan, wilayah perairan Selat Madura, mulai dari perairan Situbondo, Probolinggo hingga Kenjeran Surabaya, pada bulan Desember, Januari dan Februari sering ditemukan hiu itu bermunculan. Kawanan ini, mencari plankton-plankton yang melimpah di perairan itu.

“Nah, tandanya di musim-musim tersebut, di sini banyak makanan. Dari penelitian, ada banyak plankton, udang dan ikan-ikan kecil yang tersedia, maka ikan itu datang disini. Sebenarnya di semua perairan bisa hidup, namun mereka terfokus pada satu tempat sesuai dengan kesukaannya,” ujar Sukowardono.

Dia juga berharap nelayan tidak menangkap hiu tutul ini. Masyarakat boleh mengambil manfaat dari keberadaan mahluk raksasa itu, yakni sebagai obyek wisata. Namun harus bisa menjaga kelestrarian dan tidak menyakitinya. “Sehingga kami berharap, nelayan dan wisatawan juga turut berperan aktif dalam menjaga ekosistemnya,” katanya.

Sementara itu, Kasatpolair Polres Probolinggo AKP Slamet Prayitno mengatakan, dari pantauannya hiu tutul ini mulai terlihat di laut Probolinggo sejak Desember tahun lalu. “Kami mengimbau kepada masyarakat untuk melestarikan hiu tutul ini terutama kepada para nelayan di perairan Probolinggo. Tentunya kami akan terus berpatroli untuk memantaunya,” ujar Kasatpolair. (pix/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional