Pemerintahan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
iklan Ucapan Partai Demokrat HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Gerindra HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Golkar HUT Kota Batu
iklan Ucapan Partai Keadilan Nurani Nasional HUT Kota Batu
iklan Ucapan PDI HUT Kota Batu
iklan Ucapan KNPI HUT Kota Batu
iklan Ucapan Camat Batu HUT Kota Batu
lenjag

Ini Alasannya kenapa, TMMD Reguler Ke – 102 Digelar Di Desa Jembul

  • Senin, 16 Juli 2018 | 21:13
  • / 3 Djulqa'dah 1439
Ini Alasannya kenapa, TMMD Reguler Ke – 102 Digelar Di Desa Jembul
Kasdim 0815 Mojokerto (kiri) saat di lokasi TMMD

Memontum Mojokerto – Rangkaian TMMD Reguler Ke – 102 TA. 2018 Kodim 0815 Mojokerto yang berlokasi di Desa Jembul Kecamatan Jatirejo Kabupaten Mojokerto, Jawa Timur. Dipilihnya Desa Jembul sebagai sasaran dalam TMMD kali ini bukan tanpa alasan namun sudah melalui berbagai pertimbangan dari beberapa aspek. Demikian yang dikatakan Kasdim 0815 Mojokerto Mayor Inf Nuryakin, S.Sos dalam suatu kesempatan, bahwa faktor geografi, demografi dan kondisi sosial yang ada di Desa Jembul sangat beralasan untuk digelarnya TMMD.

TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) merupakan program lintas sektor Kementerian/ Lembaga, Pemerintah Provinsi, Pemerintah Kabupaten dan Masyarakat yang dilaksanakan setiap tahun khususnya di daerah terpencil, terisolasi dan terpinggirkan. TMMD ini dilaksanakan dengan tujuan mendorong percepatan pembangunan di daerah.

Berangkat dari maksud dan tujuan TMMD tersebut, lanjut Kasdim, secara geografi, Desa Jembul memang termasuk daerah terisolir yang terletak di daerah perbukitan dan kawasan hutan. Luas wilayah Desa Jembul hanya 45 hektar, dengan batas di sebelah utara Hutan/Desa manting, sebelah timur hutan/Desa Ngembat, sebelah selatan berbatasan dengan hutan/Kabupaten Malang dan sebelah Barat dengan hutan/Desa Rejosari.

Secara administrasi, Desa Jembul terbagi atas satu Dusun, dua RW dan empat RT. Ini termasuk desa kecil. Demikian pula secara demografi, penduduk Desa Jembul hanya 97 KK atau 303 jiwa,” tandas Kasdim.

Kasdim juga menambahkan, Kemudian dari aspek kondisi sosial, walaupun Desa Jembul memiliki banyak potensi alam seperti wisata alam dan wisata buatan serta hasil pertanian seperti kopi, ubi, porang (sejenis umbi-umbian), kacang tanah, petai dan lain-lain, yang dapat diolah, namun hingga kini potensi tersebut belum dimaksimalkan. Itu semua, salah satunya karena keterbatasan infrastruktur pendukung seperti jalan dan lain-lain.

Untuk itu, dalam TMMD kali ini, pembangunan (membuka) dua ruas jalan tembus yakni ruas Jembul – Rejosari dan ruas Jembul – Ngembat, menjadi sasaran utama. Dengan adanya jalan tembus tersebut, ke depan akan memudahkan akses masyarakat sehingga distribusi barang dan jasa lebih efektif dan akan meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkas Kasdim di akhir pembicaraan nya. (den/gan/ono)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional