Pemerintahan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Dinkes Blitar Cegah dan Kendalikan Infeksi Agar Tak Berkembang

  • Senin, 16 Juli 2018 | 22:50
  • / 3 Djulqa'dah 1439
  • Dibaca : 45 kali
Dinkes Blitar Cegah dan Kendalikan Infeksi Agar Tak Berkembang
Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI)

Memontum Blitar – Pemerintah Kabupaten Blitar melalui Dinas Kesehatan (Dinkes) menggelar Workshop Pencegahan dan Pengendalian Infeksi (PPI) pada puskesmas yang ada di Kabupaten Blitar. Hal ini dilakukan karena hingga saat ini dunia kesehatan di Indonesia masih menghadapi banyak masalah dalam infeksi terkait pelayanan kesehatan.

Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar, dr. Christine Indrawati mengatakan, kegiatan workshop yang menyasar seluruh puskesmas ini dibagi menjadi 3 gelombang. Setiap gelombang dilakukan selama 2 hari. Untuk gelombang pertama dilakukan pada 10 – 11 Juli 2018 lalu.

“Setiap puskesmas mengirimkan 5 petugasnya. Gelombang pertama kita lakukan tanggal 10 dan 11 Juli 2018. Untuk tanggal 10 Juli sudah kita lakukian, namun untuk tanggal 11 Juli baru kita tunda dan baru kita lakukan Senin (16/07/2018) ini, Hal ini kita lakukan karena saat itu narasumbernya dari PPI RSUD Wlingi tidak bisa, makanya ditunda,” kata dr. Christine Indrawati usai membuka workshop, Senin (16/07/2018).

Untuk workshop gelombang kedua, lanjut dr. Cristine, direncanakan akan dilakukian pada 17 dan 18 Juli 2018. Sementara gelombang ketiga direncanakan pada 24 dan 25 Juli 2018 mendatang.

“Untuk gelombang ketiga, kemungkinan jadwalnya juga masih bisa berubah,” tandas Christine.

dr. Cristine menegaskan, pada pelayanan di Puskesmas dipastilkian ada kuman-kuman yang beredar. Baik dari pasien yang datang karena sakit maupun memang kuman dari pemberi layanan atau petugas dipuskesmas.

“Contohnya, seorang ibu menunggu anaknya opname di rumah sakit maupun puskesmas atau di klinik. Kemudian waktu pulang, si ibu yang awalnya sehat begitu pulang malah batuk maupun diare. Ini patut diduga kumannya berasal dari tempat anaknya dirawat,” ungkapnya.

Christine berharap, dengan adanya workshop ini kedepan kuman ada disekitar cukup selesai di lokasi dan tidak berkembang. Sehingga masyarakat bisa sehat.

“Hasil pantauan selama ini masih banyak masyarakat yang sakit karena terkena infeksi kuman,” pungkas Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Kabupaten Blitar. (fzi/jar/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional