Connect with us

Surabaya

Komisi E DPRD Jatim Usulkan Perda Untuk Penderita HIV dan AIDS

Diterbitkan

||

Komisi E DPRD Jatim Usulkan Perda Untuk Penderita HIV dan AIDS
Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

* Dinkes, Gencar Periksa Data Penderita

 
Memontum Surabaya – Melihat persoalan HIV dan AIDS yang ada di Provinsi Jawa Timur (Jatim), Komisi E Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jatim memberi usulan agar Pemprov Jatim menyusun sebuah kebijakan payung hukum guna menanggulangi penyakit menular tersebut.

Melalui Karimullah Dahrujiadi selaku Juru Bicara Komisi E DPRD Jatim, lembaga legislatif itu menegaskan kebijakan tersebut dianggap penting guna memberikan pencegahan sampai dengan perlindungan, perawatan bagi orang-orang yang terinfeksi.

“Sangat penting untuk menyusun sebuah kebijakan sebagai acuan dan membuat payung hukum penanggulangan HIV dan AIDS di Jatim. Dengan membuat kebijakan itu, akan membuat pemerintah Jatim berkomitmen penuh dalam pemenuhan hak kesehatan masyarakat, khususnya orang yang terinfeksi karena persoalan HIV dan AIDS,” katanya, Selasa (30/10/2018).

Karim sapaan akrabnya, melanjutkan, jika payung hukum tersebut berupa peraturan daerah (Perda) tentang penanggulangan HIV dan AIDS. Maka dengan itu, perda tersebut harus mampu untuk mengurangi penurunan penyakit dan menigkatkan kualitas hidup. Dan peraturan ini diharapkan masyarakat bisa memutus mata rantai penyakit.

Ia beranggapan, arus globalisasi yang tak terbatas memperkuat alasan status HIV terjadi di Provinsi Jatim. Akan tetapi harus selalu dipahami bahwa infeksi penyakit tersebut juga karena disebabkan karena faktor lain seperti transfusi darah dan lain sebagainya.

“Bukan semata-mata terkait dengan masalah kesehatan, akan tetapi penderita juga meningkatkan kualitas hidupnya seperi politik, hukum, ekonomi dan lainnya. Oleh karena itu pemenihan mereka disegala bidang amat lah penting,” paparnya.

Prev1 of 2
Use your ← → (arrow) keys to browse

Advertisement

Trending