Pemerintahan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

Bupati Berharap Pengelolaan Dana Desa Lebih Transparan

  • Kamis, 8 November 2018 | 20:50
  • / 28 Safar 1440
Bupati Berharap Pengelolaan Dana Desa Lebih Transparan

Memontum Lumajang – Bupati Lumajang H. Thoriqul Haq M.ML, berharap agar pengelolaan dana desa lebih trasparan. Hal itu disampaikan saat melantik dua orang Kepala Desa Pengganti Antar Waktu yaitu, Kepala Desa Tunjung Kecamatan Randuagung, Nur Kholish Majid, dan Kepala Desa Wonosari Kecamatan Tekung, Winarti. Kedua kepala desa PAW yang dilantik, akan menjalankan tugasnya selama sisa masa jabatan 2013—2019. di ruang Narariya Kirana Lantai III Kantor bupati, Kamis (8/11/2018) siang.

Turut hadir pada pelantikan tersebut Asisten Pemerintahan Sekda Kab. Lumajang, Susianto, S.H., Kepala DPMD Kab. Lumajang, Patria Dwi Hastiadi, S.STP., Kepala Bakesbangpol Kab. Lumajang, Ir. Suyanto, Kasat Pol PP Kab. Lumajang Drs. Basuni, Forkopimca Kec. Randuagung dan Kec. Tekung, Kepala Desa se – Kec. Randuagung dan Tekung, Ketua Badan Pemusyawaratan Desa (BPD) dan LKMD Desa Tunjung dan Wonosari, Tim fasilitasi permasalahan desa, Ketua RT/ RW, serta Toga dan Tomas Desa Tunjung dan Wonosari

Dalam sambutannya, Bupati menyampaikan, bahwa pelantikan ini adalah kegiatan rutin untuk melanjutkan keberlangsungan pemerintahan desa yang ada di Kabupaten Lumajang. Karena itu setelah pemilihan PAW selesai, maka Dinas DPMD segera melaksanakan proses pelayanan yang ada di desa sampai dengan kades PAW dilantik, karena ujung tombak dari pelayanan Pemerintah Kabupaten Lumajang ada di desa

Pada kesempatan tersebut, Bupati berharap agar pengelolaan dana desa bisa lebih transparan. Ia menyampaikan, bahwa kades bisa bekerja lebih baik dalam melayani warga masyarakat. Pemerintah desa harus dapat mengambil peran, dalam perbaikan pelayanan terhadap masyarakat.

“Sedangkan Pemerintah Kabupaten Lumajang akan memprioritaskan pembangunan infrastruktur jalan di desa-desa,” tuturnya.Cak Thoriq berpesan kepada Kades yang dilantik, “Terkadang ngopi itu penting, namun harus disertai musyarawah yang bisa menghasilkan kemajuan di desanya masing-masing,” pesan bupati. (adi/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional