Pemerintahan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Sambut Milad ke-106 Muhammadiyah, Gelar Pawai Ta’aruf di Sidoarjo

  • Selasa, 20 November 2018 | 23:23
  • / 11 Rabiul Uula 1440
  • Dibaca : 54 kali
Sambut Milad ke-106 Muhammadiyah, Gelar Pawai Ta’aruf di Sidoarjo

Memontum Surabaya – Pimpinan Daerah Muhammadiyah (PDM) Surabaya kembali meriahkan Milad ke-106. Kali ini PDM menggelar perayaan di Islamic Center yang diramaikan pawai ta’aruf bertajuk “Ta’awun Untuk Negeri”. Walikota Surabaya Tri Rismaharini dan mantan ketua MPR Amin Rais hadir dalam perayaan tersebut, Selasa (20/11/2018).

Pada kesempatan itu Risma mengajak pimpinan Muhammadiyah Surabaya agar terus menjaga perdamaian. Juga supaya tidak mudah terpecah belah dalam menghadapi tahun politik. Selain itu agar selalu mengajak warga Muhammadiyah untuk menjaga Al-Quran sebaik mungkin.

“Saat ini tantangan yang kita akan kita hadapi pesta demokrasi, tingkatkatkan ukhuwah islam agar tidak terpecah belah, tetap bersatu. Mari kita jaga usia (Muhammadiyah) yang sangat senior, supaya semakin rukun. Karena dari luar sengaja memperpecah belah, karena mereka tidak suka islam damai,” kata Risma

Risma juga minta warga Muhammadiyah mengawasi anak-anak di rumah maupun lingkungan. Sebab, mengamati anak tidak bisa dari luar saja, namun juga bisa mengamati media sosialnya.

Risma juga berharap kepada para guru, ustadz dan ustadzah untuk tidak ada lagi gagap teknologi (Gaptek), dan harus bisa mengetahui kecanggihan teknologi masa kini. “Tujuannya untuk menjaga anak-anak kita supaya tidak kena hasutan, hasilkan atau masalah-masalah terhitam yang bertentangan dengan agama kita,” tegas Risma dengan lantang.

Dengan melibatkan anak-anak di dalam acara ini, Risma mengucapkan Insya Allah akan selamat dunia dan akhirat. Pun memberikan manfaat bagi semua peserta, tak lupa pula memanjatkan puji syukur.

Diselenggarakannya acara yang memperingati Milad ini, Mahsun Jayadi selaku ketua PDM mengatakan Muhamadiyah harus berinovasi, memposisikan diri pada porosnya. “Dan kami ingin mendukung apa yang disampaikan oleh ibu walikota (Tri Rismaharin), supaya bangsa ini hidup lebih damai,” ujarnya.

Puncak Milad Muhammadiyah yang lebih dari satu abad menghadapi tahun politik, kata Mahsun, dengan berkomitmen sebagai gerakan keagamaan, sosial, agama dan pemberdayaan ekonomi. Mahsun juga menegaskan jika arah politik Muhammadiyah tidak kemana-mana, hanya mengikuti intruksi dari pimpinan pusat Muhammadiyah.

“Jadi kami tidak mendukung sana, mendukung sini, tidak menjadi alat. Sebagai Muhammadiyah ingin berpolitik silahkan, tapi jangan membawa Muhammadiyah (organisasi). Kalau kader terjun terjun di dunia politik silahkan, tapi atas pribadi,” tutupnya.

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional