Pemerintahan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

DTPHP Kabupaten Malang Gelar Rapat Evaluasi Renja

  • Rabu, 9 Januari 2019 | 19:50
  • / 2 Jumadil Uula 1440
DTPHP Kabupaten Malang Gelar Rapat Evaluasi Renja
Kepala DTPHP Kabupaten Malang Budiar Anwar Beri Sambutan. (H.Mansyur Usman/Memontum.Com)

Memontum Malang – Dinas Tanaman Pangan Hultikultura dan Perkebunan (DPTHP) Kabupaten Malang gelar rapat evaluasi kerja tahun 2018 dan rencana kerja tahun 2019 di Kepanjen Kabupaten Malang Rabu (9/1/2019) siang tadi.

Hadir dalam acara tersebut, Plt Bupati Malang, Drs HM Sanusi MM, Kepala DPTHP Kabupaten Malang Budiar Anwar beserta staf.

Sanusi, dalam sambutannya mengatakan, dengan digelarnya kegiatan tersebut diharapkan dapat membawa dampak positif pada sektor pertanian.Termasuk di dalamnya selain dampak positif yang diharapkan seperti peningkatan kualitas dan kuantitas hasil tani, juga berdampak pada peningkatan pendapatan petani.

“Saya berharap, penyuluh bisa lebih berinovasi, tujuannya jelas, untuk meningkatkan hasil pertanian. Dan harapannya juga ada peningkatan pendapatan terhadap petani kita di Kabupaten Malang,” ujarnya.

Pihaknya berharap, surplus hasil pertanian di Kabupaten Malang bisa meningkat. Menurutnya hal tersebut adalah salah satu indikator ketahanan pangan suatu daerah.

“Semakin tinggi surplusnya, itu semakin baik. Kan juga sebagai salah satu indikator ketahanan pangan. Untuk yang lainnya juga akan tetap dilakukan evaluasi, termasuk pendapatan daerah dari sektor pertanian, juga akan tetap kami evaluasi,” imbuhnya.

Sementara,Kepala DTPHP Kabupaten Malang, Budiar Anwar mengatakan, dari kegiatan yang dilaksanakan tersebut, pihaknya berupaya untuk lebih membangun sinergitas para pelaku pertanian di Kabupaten Malang terutama yang bergerak di bawah naungan DTPHP.

Menurutnya, dari sekian pelaku yang bergerak di bawah DTPHP perlu adanya sebuah kekompakan untuk menyamakan visi.

“Di dalam tubuh Dinas Pertanian (DTPHP) itu ada PPL (Penyuluh Pertanian Lapangan), THL (Tenaga Harian Lepas), POPT (Pengendali Organisme Pengganggu Tanaman), UPT (Unit Pelaksana Teknis) bersama dengan stafnya masing-masing yang sama-sama berkompeten dan mempunyai peran penting dalam sektor pertanian. Maka dari itu dengan ini, setelah saya 6 bulan juga turut untuk turun langsung ke lapangan, saya juga berharap agar bisa semakin kompak dan bisa menyamakan visi,” jelas Budiar usai kegiatan.

Tambah Budiar, dari semua komponen yang bergerak dalam sektor pertanian, semuanya memiliki kemampuan yang andal dan perannya masing-masing. Maka dari itu, menurutnya perlukan dilakukan sebuah pertemuan untuk bisa menyamakan visi. Ia menyebut, dalam upaya tersebut, pihaknya juga memerlukan dari pimpinan tertinggi daerah, untuk lebih bisa mendukung terbentuknya kesatuan visi.

“Maka dari itu, disini saya mengundang Pak Wabup, sebenarnya saya juga ingin mengundang Kepala Dinas Pertanian Provinsi, tapi masih belum bisa. Harapannya biar itu bisa menjadi penyemangat. Para penyuluh yang kita miliki sudah hebat, begitu juga dengan POPT dan UPT yang ada di setiap kecamatan. Dari beberapa unsur tersebut perlu kita samakan visinya. Jangan yang satu ingin begini dan yang lain ingin begitu,” ujarnya.

Juga dijelaskan, pihaknya juga tidak lupa untuk memperhatikan kesejahteraan para PPL yang ada di Kabupaten Malang. “Memang untuk kesejahteraan sekitar 106 PPL yang ada di Kabupaten Malang, masih belum bisa kita akomodir semua. Namun kami tetap memantau, bagaimana kinerjanya di lapangan, kalau memang bagus, kita tak segan untuk merekomendiasikannya agar diangkat menjadi PNS,” pungkasnya. (sur/oso)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional