Pemerintahan

Penerimaan Mahasiswa Baru Politeknik Negeri Malang
lenjag

Bung Edi Pastikan Kelancaran Rekaman e-KTP di Sekolah

  • Selasa, 19 Februari 2019 | 21:44
  • / 13 Jumadil Akhir 1440
Bung Edi Pastikan Kelancaran Rekaman e-KTP di Sekolah
Wawali Bung Edi meninjau pelaksanaan e-KTP di SMAN 10 Malang. (rhd)

Memontum Kota Malang – Wakil Walikota Malang, Sofyan Edi Jarwoko memastikan bahwa perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) di sekolah berlangsung lancar. Beberapa sekolah yang dijadwalkan didatangi petugas adalah SMAN 2, SMA Islam, SMAN 8, 9, 10, serta SMKN 3. Salah satunya, Bung Edi, sapaan akrabnya, meninjau SMAN 10 Kota Malang, Selasa (19/2/2019). Dari pantauannya, kegiatan berjalan dengan baik dan lancar.

“Alhamdulillah sudah berjalan dengan baik, saya pastikan itu. Oleh karenanya saya datang langsung ke sini (SMAN 10 Malang). Kami berterima kasih kepada kepala sekolah SMAN 10 Malang dan para guru yang sudah membantu program ini. Kami akan selalu jemput bola dalam rangka memberikan pelayanan yang terbaik pada warga Kota Malang,” ungkap Bung Edi

Bung Edi memberikan simbolis e-KTP yang langsung jadi. (rhd)

Bung Edi memberikan simbolis e-KTP yang langsung jadi. (rhd)

Dalam kesempatan itu, Bung Edi juga mendapatkan laporan dan masukan. Salah satunya terkait siswa dari Kabupaten Malang yang tidak bisa ikut perekaman e-KTP di SMAN 10. “Tadi ada salah satu siswa dari kabupaten ingin juga bisa melaksanakan perekaman e-KTP di sini. Untuk itu, saya mengimbau kepada kepala sekolah untuk berkirim surat ke pemerintah kabupaten agar bisa ditindaklanjuti. Karena memang ada aturan administrasi, khususnya terkait wilayah,” jelas Bung Edi.

Selain perekaman e-KTP, Bung Edi juga mendapatkan masukan agar ada perekaman Surat Izin Mengemudi (SIM). “Terkait pelayanan SIM, nanti bisa bersama-sama dikoordinasikan dengan pihak Polresta di kota Malang,” tambahnya.

Dijelaskannya, perekaman e-KTP merupakan upaya memenuhi hak para siswa yang sudah berumur 17 tahun. Dalam KTP nya langsung jadi. “Sebetulnya program ini untuk memenuhi hak Warga Negara Indonesia yang telah memenuhi syarat, yakni umur 17 tahun untuk memiliki e-KTP. Sedangkan kegunaannya untuk apa dan sebagainya itu dengan sendirinya akan mengalir sesuai ketentuan yang berlaku,” tandasnya.

Siswa yang mengikuti perekaman ini adalah siswa asal Kota Malang dan maksimal sampai awal April 2019 berusia 17 tahun. Dalam perekaman e-KTP ini diikuti sekitar 50 siswa, yang tampak antusias dan mengaku terbantu. Salah satunya, untuk memiliki SIM harus memiliki e-KTP lebih dulu. Termasuk untuk melanjutkan kuliah di luar kota maupun luar kota, dan mencari pekerjaan usai lulus.

Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dispendukcapil) Kota Malang menargetkan ada 15 sekolah menengah. Kasi Informasi Dispendukcapil Kota Malang, Sudarminto, mengatakan, untuk perekaman e KTP saat ini memang langsung jadi. “Dengan SIAK 7, maka bisa dilakukan pencetakan sendiri. Karena itu bisa langsung jadi,” jelas Sudarminto. (adn/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional