Connect with us

Kota Batu

Walikota Batu Tanam Pohon Saat MOS SMK PGRI 3 Malang

Diterbitkan

||

Walikota Batu Tanam Pohon Saat MOS SMK PGRI 3 Malang

Memontum Batu – Wali Kota Batu Hj. Dewanti Rumpoko menjadi inspektur upacara Kegiatan Cinta Sekolah dengan melaksanakan penanaman pohon pada acara Masa Orientasi Siswa (MOS) SMK PGRI 3 Malang di Gedung Olah Raga (GOR) Gajah Mada kompleks stadion Brantas Kota Batu, Senin (8/7/2019). Hadir dalam kegiatan ini Kepala Dinas Pendidikan Jawa Timur Dr. Hudiyono, M.Si

HRD CSR PT Astra Daihatshu Motor Kirana Belly, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Batu Drs. Arief As Siddiq, Kepala Dinas Kehutanan Jawa Timur Ir. Dewi J Putriatni, M.Sc, Kasi Konservasi Kelautan dan Perikanan Malang Ir. Nur Andriono, M.T, Kancabdin diknas Kota Malang dan Batu Dra Ema Sumiarti, Ketua YPLP PGRI Jawa Timur Drs. Sugiyanto Tjokro, Ketua PGRI Kota Malang Drs. Tri Suharno, M.Pd, Ketua PGRI Kota Batu Samon, S.Pd, Kepla BNN Kota Malang AKBP Ir. Bambang S., M.SI, Pengawas SMK Gogok dan Pengawas PAI Sa’ adih Siddig serta 850 siswa baru SMK PGRI 3 Malang.

Menurut Kepala SMK PGRI 3 Malang M. Lukman Hakim, ST mengatakan bahwa kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan dan menumbuhkan cinta lingkungan siswa siswi yang baru selama sekolah di SMK PGRI ini. Selain itu dalam kegiatan ini juga dilakukan pemberian 2000 ikan air tawar di sungai brantas dan 1500 bibit tanaman mahoni serta sengon bersama PT. astra dengan slogannya pintar bersama astra.

Sehingga SMK PGRI 3 Malang nantinya terwujud harmoni millenial, Cerdas, Berbudi Pekerti Luhur, dan berkarakter dalam membangkitkan jiwa peduli lingkungan untuk membangkitkan jiwa yang peduli lingkungan.

Sementara itu Wali Kota Batu Hj.Dewanti Rumpoko dalam wawancara dengan awak media mengucapkan rasa terima kasih dan mensupport dengan kegiatan yang dilakukan seperti ini, yang membuat Pendidikan berkarakter dan Konservasi alam. Kita harus memperhatikan alam, banyak tempat yang harus dilindungi baik

kebersihan, penghijauan, lingkungan dengan baik agar kita bisa hidup nyaman di bumi yang kita cintai ini. (bir/san)

 

Kota Batu

Gali Potensi Wisata Budaya, Dinas Pariwisata Kota Batu Gelar Bimtek 50 Guide Lokal

Diterbitkan

||

oleh

Gali Potensi Wisata Budaya, Dinas Pariwisata Kota Batu Gelar Bimtek 50 Guide Lokal

Memontum Kota Batu – Kunjungan wisata di Kota Batu yang selalu meningkat membuat Kota Pariwisata tersebut mulai kewalahan. Pasalnya 43 tempat wisata di Kota Batu hingga saat ini masih belum memiliki guide lokal. Maka, Dinas Pariwisata menggelar Bimtek kepada pegiat seni budaya di Balaikota Among Tani, Selasa siang (24/9/2019).

“28 Destinasi Wisata Buatan dan 15 Wisata Desa di Kota Batu. Oleh sebab itu kami membimbing pemuda dan pegiat seni di Kota Batu untuk menjadi Guide Wisata dan Budaya,” ungkap Elok Tri Wahyuni Staff Bidang Pengembangan SDM Pariwisata. Ia mengungkapkan sengaja mengambil Guide Lokal dari pegiat seni dan budaya dikarenakan masih minimnya pengetahuan seni dan budaya baik dari pengelola maupun wisatawannya.

Elok menambahkan dalam bimbingan ini, selain dididik menjadi guide lokal, peserta diharapkan dapat memperdalam dan menemukan 12 unsur agar Kota Wisata Batu bisa menjadi Kota Pariwisata seutuhnya. Rincian unsur tersebut diantaranya bahasa, tradisi, kerajinan tangan, makanan dan kebiasaan pangan, musik dan kesenian, sejarah tempat, cara kerja teknologi, agama, bentuk dan karakteristik arsitektur, tata cara berpakaian, aktifitas, serta sistem pendidikan.

“Contohnya di Bali, kedua belas unsur tersebut telah terpenuhi sehingga wisatawan yang datang tahu kalau tari kecak adalah kesenian Bali, histori dan bentuk arsitektur bangunan yang hanya ditemukan di Bali, dan ayam betutu adalah makanan khas Bali. Oleh sebab itu Guide lokal harus bisa menemukan unsur-unsur ini,” ungkap Elok. Sedangkan di Kota Batu sendiri saat ini hanya memenuhi 3 unsur saja dan yakni bahasa, tradisi, serta kesenian dan kebudayaan.

Ia menambahkan Kota Batu sendiri saat ini telah memiliki 440 unsur kesenian dan kebudayaan seperti bantengan, jaranan, jamasan dan lain sebagainya. “PR nya tinggal menggali Potensi lainya saja agar Kota Batu bisa seutuhnya menjadi Kota Pariwisata tingkat Dunia setelah Bali dan Yogyakarta,” tandasnya. (bir/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kota Batu

Kadin Kota Batu Datangkan Industrie -und Hadelskammer Trier Jerman, Bangun Sinergitas Pendidikan dan Dunia Industri

Diterbitkan

||

oleh

Kadin Kota Batu Datangkan Industrie -und Hadelskammer Trier Jerman, Bangun Sinergitas Pendidikan dan Dunia Industri

Memontum Kota Batu – Perwakilan Industrie-und Handelskammer (IHK) Trier Jerman, semacam Kadin di Indonesia, Andreas Gosche berharap sistem pendidikan kejuruan di Indonesia bisa seperti Jerman. Katanya, pelajar kejuruan di Jerman sudah siap kerja ketika lulus sekolah. Itu terjadi karena lembaga pendidikan dan industri di Jerman berkolaborasi dengan baik.

“Kondisi di Jerman seperti itu sehingga bisa menekan angka pengangguran. Anda lihat saja, kawasan seperti Jerman, Denmark, Austria, Finlandia jumlah penganggurannya sedikit,” ujar Andreas saat berada di Balaikota Among Tani untuk mengisi Training of Trainer Tempat Kerja Internasional Kualifikasi Dasar (AdAIB) Jerman, Senin (23/9/2019).

Dijelaskan Andreas, pihaknya mendapat dukungan dari Kadin Jatim, Kadin Batu dan Badan Koordinasi Sertifikasi Profesi Jawa Timur (BKSP Jatim ). Andreas melihat, di SMK menonjolkan suasana pedagogik terhadap pelajar. Sementara dunia Industri lebih memilih keahlian dalam praktiknya.

Akibatnya, masih banyak yang tidak menemui titik tengah ketika lulusan sekolah kejuruan masuk ke dunia industri. Oleh sebab itu, menurut Andreas, pelajar kejuruan perlu mendapatkan waktu yang banyak untuk menerapkan keahlian.

“Indonesia banyak belajar tapi kemudian tidak punya keahlian,” katanya.

Menanggapi hal tersebut, Wali Kota Batu Dewanti Rumpoko juga mendorong agar keahlian para pelajar di Kota Batu ditingkatkan. Dewanti minta agar dinas terkait seperti Ketenagakerjaan dan Dinas Pendidikan dapat meningkatkan skill anak-anak muda.

“Skil menjadi primadona. Di Indonesia banyak sarjana, tapi saat mau kerja bingung,” ujar Dewanti.

Sementara itu, Ketua BKSP Provinsi Jawa Timur Adik Dwi Putranto menambahkan bahwa pelatihan ini sebagai bentuk sinkronisasi antara dunia pendidikan dan dunia industri. Setelah mengikuti kegiatan ini peserta bisa langsung mentransfer ilmu yang diperoleh kepada anak didik mereka.

“Kami harapkan para lulusan SMK benar-benar sudah siap saat memasuki dunia industri,” imbuhnya.

Kegiatan itu mengundang 22 guru SMK dan perwakilan dari pelaku industri di Malang Raya sebagai peserta pelatihan. Kadin Kota Batu mengundang pemateri dari IHK Trier atau Kadin Jerman. IHK sudah menyelenggarakan kegiatan serupa selama dua tahun terakhir di Kota Batu. (bir/yan)

 

Lanjutkan Membaca

Kota Batu

Wakil Walikota Batu Ajak Masyarakat Tolak Bebotoh Dalam Pilkades Serentak

Diterbitkan

||

oleh

Wakil Walikota Batu Ajak Masyarakat Tolak Bebotoh Dalam Pilkades Serentak

Memontum Kota Batu – Wakil Walikota Punjul Santoso mengajak serta menghimbau agar masyarakat dan cakades tolak campur tangan bebotoh dalam gelaran pilkades serentak pada 2 Oktober mendatang.

Hal ini di sampaikan Punjul di sela acara deklarasi damai calon kepala desa se-Kecamatan Bumiaji kemarin, kamis 19/9 di kafe sontoloyo dusun Rekesan Desa Bulukerto.

Hal ini bukan tanpa alasan, sebab menurut Punjul yang juga politikus partai PDI Perjuangan, keberadaan bebotoh sering kali bertolak belakang dengan harapan masyarakat yang berharap memiliki pemimpin yang amanah serta memahami betul kebutuhan desanya serta cakap dalam manajemen sistem pemerintahan desa.

” Mari berkompetisi secara fair, jangan sampai mau di atur para bebotoh, tolak politik uang, agar tercipta pemimpin yang amanah, silahkan sowan ke para ulama,tokoh dan dekati masyarakat dengan santun, ” jelas Punjul.

Di tambahkan pula oleh Punjul bahwa masyarakat juga harus bisa membentengi diri dari pengaruh para bebotoh serta menolak politik uang. (bir/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Trending