Connect with us

Bondowoso

Jack Centre Desak Bupati Salwa Batalkan SK Pengurus PMI Bondowoso

Diterbitkan

||

JANGAN DIAM: Bupati KH. Salwa Arifin sebagai Pelindung PMI Bondowoso harus menuntaskan SK Pengesahan Pengurus PMI Bondowoso dari PMI Jatim yang bermasalah. (ido)

Memontum Bondowoso – Pengakuan Bupati KH. Salwa Arifin tidak mengetahui keluarnya Surat Keputusan (SK) Palang Merah Indonesia (PMI) Jatim tentang Pengesahan Pengurus PMI Bondowoso masa bhakti 2019-2024, yang kini menjadi polemik, membuat Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Jack Centre Bondowoso tidak bisa berdiam diri.

Lembaga yang konsisten menyoroti kebijakan publik di Jawa Timur termasuk Bondowoso, ini mendesak Bupati Salwa harus bertindak tegas membatalkan SK Pengurus PMI Bondowoso, itu agar tidak menjadi polemik yang berkepanjangan.

Agus Sugiarto, Direktur Jack Centre Bondowoso

Agus Sugiarto, Direktur Jack Centre Bondowoso

Karena, jika benar Bupati Salwa tidak mengetahui SK tersebut, Jack Centre menilai Plt. Ketua PMI Bondowoso, M.Iqbal Afif sudah melampaui kebijakan dan kewenangan Bupati Salwa sebagai Pelindung PMI Bondowoso yang memiliki hak prerogatif merekomendasikan pengurus PMI definitif untuk disahkan PMI Jatim.

”Jadi, kalau tiba-tiba keluar SK Pengurus PMI Bondowoso tanpa rekomendasi Bupati Salwa, itu tidak benar. Bupati Salwa harus cepat mengambil alih PMI dan membatalkan SK Pengurus PMI Bondowoso baru itu,” kata Agus Sugiarto, Direktur Jack Centre di kantin Pemkab Bondowoso, Senin pagi (21/7/2019).

Mengingat, Bupati Salwa menunjuk M. Iqbal Afif sebagai Plt. Ketua PMI pada awal 2019 menggantikan Plt. Ketua sebelumnya Christian Urip Murtojo dengan meminta persetujuan PMI Jatim untuk menggelar Muskab ulang. Namun, Muskab ulang yang diinginkan Bupati Salwa, setelah menolak hasil Muskab PMI pada 26 Desember 2018 yang tidak prosedural, ternyata diabaikan Plt. PMI Bondowoso. Tapi, tiba-tiba keluar SK Pengurus PMI Bondowoso baru yang disahkan PMI Jatim.

”Jelas, PMI Jatim juga melampaui kebijakan dan kewenangan Bupati Salwa sebagai kepala daerah yang juga Pelindung PMI Bondowoso, karena PMI Jatim telah mengesahkan pengurus yang tidak direkomendasi Bupati Salwa. Jadi, sekarang Bupati Salwa harus berkirim surat ke PMI Jatim untuk membatalkan SK Pengesahan Pengurus PMI Bondowoso yang ditandatangani Ketua H. Imam Utomo pada 8 Juli 2019 itu,” tegas Agus Jack –panggilan akrab Agus Sugiarto-.

Begitu pula, Wabup Irwan yang tidak mengetahui keluarnya SK Pengurus PMI serta namanya dan nama putrinya dr.Mega Delfiana Bachtiar masuk susunan pengurus, menurut Agus Jack, jangan hanya kaget dan berdiam diri. Wabup Irwan harus bertindak, karena sebagai pejabat publik, namanya telah dicemarkan dengan dicatut masuk susunan pengurus, tanpa pemberitahuan lebih dulu.

”Apalagi, Wabup Irwanjuga bilang jangan-jangan ini skenario untuk menjelekkan nama saya dan anak saya. Kalau ini benar yang terjadi, beliau sebagai wabup Bondowoso harus bertindak tegas terhadap oknum yang telah menelanjangi kebijakan dan kewenangan bupati sebagai pelindung PMI Bondowoso,” ujarnya.

Terpisah, tokoh senior PMI Bondowoso Christian Urip Murtojo menyakini Bupati Salwa dan Wabup Irwan tidak mengetahui keluarnya SK Pengurus PMI Bondowoso masa bhakti 2019-2024 yang disahkan PMI Jatim pada 8 Juli 2019 dengan ditandatangani Ketua H. Imam Utomo tanpa stempel PMI Jatim itu. Karena, sebelum SK pengurus muncul dan menjadi viral di media sosial, kata Christian, Bupati Salwa menunjuk Plt. Ketua PMI untuk menggelar Muskab ulang dengan agenda memilih ketua dan menyusun pengurus definitif.

”Saya yakin SK pengurus PMI yang disahkan PMI Jatim itu tidak direkomendasi Bupati Salwa. Karena itu, saya berharap bupati sebagai Pelindung PMI Bondowoso segera mengatasi masalah ini dengan mengambil alih PMI dan meminta PMI Jatim membatalkan SK Pengurus PMI Bondowoso yang baru itu,” katanya.

Diberitakan sebelumnya, Bupati Salwa dan Wabup Irwan mengaku tidak mengetahui munculnya SK Nomor: 063/KEP/02.60.00/VII/2019 tentang Pengesahan Pengurus PMI Bondowoso masa bhakti 2019-2024 yang ditandatangani Ketua PMI Jatim, H. Imam Utomo pada 8 Juli 2019, yang viral di media sosial. Bupati Salwa sebagai pelindung PMI Bondowoso belum menerima dan mendapat laporan tentang SK itu. Wabup Irwan juga kaget, namanya dan nama putrinya dr. Mega Delfiana Bachtiar masuk pengurus PMI baru. Karena, dia dan putrinya tidak pernah diberitahu oleh Plt.Ketua PMI dan baru mengetahui setelah SK pengurus PMI Bondowoso vira di media sosial. (ido/yan)

 

Advertisement

Trending