Pemerintahan

Pengukuhan Guru Besar Polinema
lenjag

227 PNS Sidoarjo Dibekali Pengetahuan Kewirausahaan

  • Rabu, 11 September 2019 | 09:15
  • / 11 Muharram 1441
227 PNS Sidoarjo Dibekali Pengetahuan Kewirausahaan
PEMBEKALAN - Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah membekali 227 PNS yanh bakal memasuki masa pensiun di Kantor BKD Pemkab Sidoarjo, Selasa (10/09/2019)

Memontum SidoarjoPemkab Sidoarjo mempersiapkan secara optimal 277 PNS untuk menghadapi masa purna tugas. Salah satunya dengan menyelenggarakan kegiatan pembekalan PNS yang akan memasuki masa purna tugas periode Juni-September Tahun 2020 di Kantor Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Pemkab Sidoarjo, Selasa (10/09/2019).

Kepala BKD Pemkab Sidoarjo, Ridho Prasetyo mengatakan kegiatan ini bertujuan memperkuat daya tahan diri. Selain itu, memberikan wawasan tentang kewirausahaan yang dapat dijadikan referensi bagi PNS yang akan purna tugas. Disamping itu juga untuk memberikan motivasi pencerahan dan kesiapan mental spititual serta memberikan bekal kemampuan dan sikap dalam menjalani masa purna tugas.

“Guna mengarahkan PNS pada pemberdayaan diri setelah pensiun kami menyelenggarakan pembekalan PNS yang memasuki masa purna tugas. Kegiatan ini sangat strategis dan efektif sebagai salah satu wujud pemberian kesejahteraan dan penghargaan bagi PNS di lingkungan Pemkab Sidoarjo,” katanya.

Ridho menguraikan PNS yang memasuki masa purna tugas periode Juni sampai September 2020 tercatat sebanyak 227 orang. Mereka terdiri dari tenaga pendidik 140 orang dan tenaga kesehatan 4 orang. Kemudian fungsional umum ada 63 orang dan untuk struktural ada 20.

“Dari 605 orang yang akan memasuki purna tugas di tahun 2020,” tegasnya.

Bupati Sidoarjo, Saiful Ilah yang membuka kegiatan ini menghimbau kepada PNS yang akan menjalani masa purna tugas mempersiapkan diri untuk memasuki masa purna tugas. Hal agar dapat menyiapkan mental psikologi serta ekonomi keluarga hingga pada saat purna tugas tidak mengalami kendala yang berarti dalam perekonimian keluarga.

“Yang belum siap mental saat pensiun, tak sedikit yang mengalami post power syndrome. Karena merasa tidak lagi dihormati dan disegani seperti saat menjabat dulu. Akhirnya malah jadi sakit-sakitan. Kami tidak ingin PNS mengalami hal ini. Memalui kegiatan ini kami ingin membuka wawasan, usia pensiun bukan halangan untuk tetap berkarya. Untuk bisa berpartisipasi di lingkungan masyarakat,” pintahnya.

Sementara Staf Ahli Dinas Koperasi dan Usaha Mikro Kecil menegah (UMKM) Pemprov Jatim, Ruli Kusumahadi membekali para PNS yang akan menjalani purna tugas dengan dengan memberikan motivasi. Baginya pensiun bukan akhir dari segalanya.

“Masih banyak hal yang dikerjakan. Saat masa pensiun bisa diisi dengan mengajak mengubah mindset yang tidak siap pensiun untuk siap menghadapi masa purna tugas,” tandasnya. (Wan/yan)

 

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional