Connect with us

Pemerintahan

30 Nama Peserta yang Lolos Rekruitmen Mentor SEPEDA KEREN Dicabut, DPRD Trenggalek Penuhi Aspirasi ARPT

Diterbitkan

||

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Mugiyanto

Memontum Trenggalek – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Trenggalek terima aspirasi Aliansi Rakyat Peduli Trenggalek (ARPT). Kedatangan sejumlah pemuda pemudi ke kantor dewan ini adalah untuk mencari solusi atas permasalahan yang tengah ramai diperbincangkan beberapa hari terakhir di media sosial.

Seperti yang diberitakan sebelumnya, Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Kabupaten Trenggalek membuka rekruitmen calon Mentor Sekolah Perempuan Disabilitas Anak dan Kelompok Rentan lainnya (SEPEDA KEREN). Pasca dibuka pendaftaran, ada 216 pendaftar yang masuk. Rencananya, proses seleksi akan dilaksanakan tanggal 9 September 2019 kemarin.

Hal tersebut, sesuai dengan surat edaran yang dikeluarkan Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek. Akan tetapi, tanggal 5 September 2019 justru muncul surat edaran yang dikeluarkan oleh Dinas Sosial P3A Kabupaten Trenggalek yang telah menunjuk 30 calon yang lolos.

Salah satu anggota DPRD Kabupaten Trenggalek, Mugiyanto mengatakan jika kedatangan ARPT ke kantor dewan ini adalah untuk menyampaikan aspirasinya. “Ya memang hari ini kita menerima aspirasi dari ARPT yang bisa dikatakan mereka ini sangat jeli menyikapi proses rekruitmen dari Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek, ” ucapnya saat dikonfirmasi usai hearing, Rabu (11/09/2019).

Dari hasil hearing kali ini, pihak Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek akan mencabut surat edaran yang dimaksud dan akan kembali memanggil 216 pendaftar untuk selanjutnya mengikuti tes wawancara yang akan dilakukan tanggal 16-19 September 2019 besok.

Ditemui terpisah, Kepala Dinas Sosial dan P3A Kabupaten Trenggalek, Ratna Sulistyawati menuturkan jika memang dalam proses rekruitmen tersebut ada yang terlewatkan. “Jadi dari apa yang dilakukan kemarin memang ada yang terlewatkan terkait seleksi. Dan kami menganggap jamak, jika memang ada pelamar itu pasti akan melalui seleksi administrasi, ” tutur Ratna.

Pihaknya menjelaskan dari 2016 pelamar, yang diketahui memiliki syarat yakni berperspektif Genre dan anak ada 30 saja.

“Saya pun tidak tau satu persatu dari 30 yang ditentukan itu siapa. Tapi apapun itu, kami tetap mengapresiasi dan mengakomodir masukan dari masyarakat. Toh, tujuannya pun untuk masyarakat nantinya, ” imbuhnya.

Baca : Rekruitmen Mentor SEPEDA KEREN di Trenggalek Disoal

Ratna menegaskan, pihaknya tidak akan mengulang proses pendaftaran sejak awal, hanya saja akan mengulang proses pengumuman akan diperbaiki. Jadi nanti dari 216 pelamar akan dilakukan tes wawancara.

Sedangkan untuk 30 nama yang lolos dan disebutkan dalam surat edaran kemarin akan dicabut.

Perlu diketahui, dari jumlah pelamar yang masuk nantinya akan diambil 18 calon Mentor SEPEDA KEREN yang akan ditempatkan di 4 Kecamatan yang ada di Kabupaten Trenggalek. 4 Kecamatan tersebut adalah Dongko, Panggul, Pule dan Bendungan. (mil/yan)

 

Advertisement
klik untuk berkomentar

Tuliskan Komentar Anda

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Pemerintahan

Bupati Faida Apresiasi IKIP PGRI Jember Gelar Seminar Reproduksi Disabilitas

Diterbitkan

||

Bupati Faida Apresiasi IKIP PGRI Jember Gelar Seminar Reproduksi Disabilitas

Jember, Memontum – Bupati Jember dr Hj Faida MMr mengapresiasi apa yang dilakukan Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (IKIP PGRI) Jember yang konsen dengan urusan disabilitas, termasuk tentang reproduksi disabilitas.

Pernyataan tersebut di sampaikan Bupati saat menjadi Keynote Speaker pada Seminar Nasional di Aula IKIP PGRI Jember, yang bertemakan “Kebijakan dan Layanan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi Inklusif”, Selasa (15/10/2019) siang.

“Saya mengapresiasi IKIP Jember bersama Sabda, NGO Yogjakarta, yang sangat konsen urusan disabilitas dan merasa senang selain karena juga melibatkan anak-anak Sekolah Menengah Atas (SMA) dan adanya lomba membuat esai dan poster, ” ungkapnya.

Institut IKIP PGRI ini Lanjut Faida punya jurusan yang kompetensi di bidang itu dan menjadi mitra pemerintah, untuk melahirkan guru-guru inklusi.

“Sehingga disabilitas di Jember bisa mendapatkan hak-haknya di bidang pendidikan maupun bidang kesehatan,” ujarnya.

Bupati mengaku, Pemkab Jember merupakan Kabupaten pertama di Indonesia yang membuat Perda dan Perbup tentang disabilitas, dari itu, semua bisa menyampaikan hak-haknya untuk para disabilitas jember.

“Ada hampir 1500 disabilitas dan keluarganya, mendapatkan asuransi kesehatan gratis di Jember, untuk mendapatkan beasiswa, baik pendidikan dasar sampai perguruan tinggi, bahkan ada yang S2, di sini banyak calon guru Inklusi, karena di Jember sangat diperlukan tambahan guru-guru inklusi tersebut,”pungkasnya. (bud/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Pemberian Beasiswa PT Direspon Baik Masyarakat Jember

Diterbitkan

||

Pemberian Beasiswa PT Direspon Baik Masyarakat Jember

Jember, Memontum – Pemberian Beasiswa dari Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Jember menuju Perguruan Tinggi (PT) sangat diperlukan dan diinginkan masyarakat, sehingga Bupati Jember dr Hj Faida MMr ke depan akan melipatgandakannya.

“Ternyata program beasiswa sangat diminati dan respon sangat baik dari masyarakat, ” kata Faida usai memberi arahan di kongres 10 ribu mahasiswa penerima beasiswa, Selasa (15/10/2019) siang.

Faida menerangkan hasil evaluasi, ternyata target itu perlu dilipatkan. Pasalnya, gelombang 5 jumlah 2900 yang terakhir lebih didominasi oleh guru TK dan PAUD yang belum sarjana.

“Ini suatu upaya untuk menaikkan kualitas dan SDM yang didukung oleh SDM guru TK dan PAUD, untuk tahun sebelumnya, rata-rata pertahun 1500 sampai dengan 2000,” ungkapnya.

Untuk itu Bupati perempuan pertama di Kabupaten Jember ini menyarankan agar mereka melakukan pengajuan lebih lengkap dengan surat keterangan miskin dan keterangan UKT. Pengajuan tersebut nanti mempermudah pihaknya dalam pemberian UKT dan dapat langsung dibayarkan ke kampus.

“Mereka mendapat bantuan biaya hidup Rp 750 ribu tiap bulan dan data-datanya sudah lengkap, sehingga memudahkan kita untuk menyiapkan buku rekening Bank Jatim. Karena semua diterima melalui rekening Bank Jatim,” paparnya.

Bupati menginginkan, yang didukung dari keluarga miskin, dengan harapan mahasiswa ini menjadi generasi yang peduli, bukan hanya generassi yang memiliki IPK tinggi.

“Lalu buat apa memberi kesempatan kuliah, tetapi tidak perduli kepada sesama, maka sebelum lulus, mereka harus bisa berbuat kepada masyarakat, ” ujarnya (Bud/yud/oso)

 

Lanjutkan Membaca

Pemerintahan

Bupati Fadeli Sematkan Satyalencana Karya Satya untuk PNS, Dorong Semangat Nawa Bhakti

Diterbitkan

||

Bupati Fadeli Sematkan Satyalencana Karya Satya untuk PNS, Dorong Semangat Nawa Bhakti

Memontum Lamongan – Semangat Nawa Bhakti Satya Untuk Jawa Timur Sejahtera, sesuai dengan jiwa masyarakat Jawa Timur yang kental dengan gotong royong dan perjuangan. Ini diungkapkan Bupati Lamongan Fadeli saat menjadi inspektur upacara dalam rangka memperingati Hari Jadi ke 74 Jawa Timur di Alun-alun Lamongan, Senin (14/10/2019)

Usai membacakan sambutan Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Fadeli menambahkan bahwa berbagai prestasi yang dicapai oleh Jawa Timur tentunya tidak lepas dari peran dan prestasi yang di capai kabupaten dan kota .

“Apa yang disampaikan Gubernur Jawa Timur terkait prestasi-prestasi yang selama ini didapatkan tentunya tidak lepas dari peran dan prestasi yang di capai oleh kabupaten dan kota. Khususnya Kabupaten Lamongan yang banyak menyumbang prestasi,” ungkapnya.

Deretan penghargaan tiga tahun terakhir tersebut yakni Lamongan meraih penghargaan Satyalancana Karya Bhakti Praja Nugraha atas prestasi kinerja sangat tinggi dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.

Dalam bidang kesehatan Lamongan ditetapkan sebagai yang terbaik kelompok Asuhan Mandiri (Asman) melalui pemanfaatan Tanaman Toga dan Akupresur tingkat Kabupaten/kota di Jawa Timur.

Selain itu untuk kedua kalinya Lamongan mendapat penghargaan Natamukti sebagai bentuk kepedulian mendorong dan meningkatkan kualitas Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kemarin saat menghadiri undangan Hari Jadi ke 74 Jawa Timur di Grahadi, Kabupaten Lamongan mendapat penghargaan Desa/Kelurahan Tangguh Bencana oleh Desa Tracal Kecamatan Karanggeneng Lamongan,” lanjut Fadeli.

Pada kesempatan tersebut Fadeli juga menyematkan Tanda Kehormatan Satyalencana Karya Satya kepada 10 Pegawai Negeri Sipil (PNS) yang telah bekerja dengan penuh kesetiaan dan disiplin tinggi

Penyerahan tanda kehormatan tersebut diberikan kepada Mu’ad dan Mochammad Muslich yang merupakan Pengawas Sekolah Madya Dinas Pendidikan Lamongan.

Kemudian Retno Agoestin dan Purwoto Guru SMPN 1 Lamongan yang masing-masing telah mengabdi selama 30 tahun.

Selanjutnya tanda kehormatan pengabdian selama 20 tahun diberikan kepada Sumadi Kepala SD Kemala Bhayangkari 5, Kasto Kepala SDN Turi dan Kasmuri Kepala SDN Karanglangit.

Sedangkan Herni Tri Yuwana Guru SDN Kebet, Supiyanto staf wilayah Bidang Pendidikan Kecamatan Paciran, dan Upi Ernawati Guru SDN Baduran 2 Turi masing-masing telah mengabdi selama 10 tahun. (tyo/zen/yan)

 

Lanjutkan Membaca
Advertisement

Trending