Pemerintahan

iklan kpu kota malang
lenjag

Cerita Masa Hidup Panglima TNI Di Pendopo Agung Kab Malang

  • Selasa, 30 Januari 2018 | 21:09
  • / 13 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 238 kali
Cerita Masa Hidup Panglima TNI Di Pendopo Agung Kab Malang
PENDOPO:Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Bupati Malang Rendra Kresna saat berada di pendopo Agung Kabupaten Malang

Dandim 0818 : Menginspirasi Kami Untuk Tidak Mengenal Kata Menyerah

 
Malang, Memontum.com — Siapa sangka Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto semasa kecilnya suka mancing belut dikawasan persawahan yang ada di Kecamatan Singosari Kabupaten Malang.Pengakuan tersebut disampaikannya saat Kunker(Kunjungan Kerja)di Malang tepatnya di Pendopo Agung Kabupaten Malang,Selasa (30/1/2018).

Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto menceritakan pengalaman hidup dan karirnya di militer hingga bisa duduk di kursi tertinggi sebagai Panglima TNI. Cerita pedih yang dibagi orang nomor satu di TNI itu diharapkan bisa menjadi motivasi generasi penerus bangsa untuk meraih cita cita.

“Saya dilahirkan dari lima bersaudara, ayah saya Sersan Kepala dan ibu saya jualan rujak, namun saya memiliki cita-cita walau dalam kondisi perekonomian seperti itu,” ungkapnya dihadapan para Forpimda Malang Raya.

BERSAMA:Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP dan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SIK duduk bersama dengan Wakil Bupati Malang H Sanusi

BERSAMA: Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP dan Kapolres Malang AKBP Yade Setiawan Ujung SIK duduk bersama dengan Wakil Bupati Malang H Sanusi

Bahkan Panglima bercerita tentang suka dan duka perjalanan ke hidupannya, termasuk kegemaran memancing belut di wilayah kecamatan Songosari.

Menurut Marsekal TNI Hadi Tjahjanto, bahwa cerita tersebut sengaja saya sampaikan untuk memberikan motivasi kepada generasi muda agar memiliki cita-cita yang tinggi, sehingga memiliki tujuan yang jelas sebagai penerus Bangsa. “Cita-cita itu penting untuk kita semua kalau tidak punya cita cita, kita tidak punya tujuan,” ujar Hadi.

Lebih lanjut, setiap orang yang dilahirkan adalah emas, hanya bagaimana Bapak dan Ibu serta guru dalam menjaganya hingga dewasa. Dikatakan, perjalanan hidupnya itu diharapkan bisa menjadi motivasi dalam meraih cita cita.

“Perjalanan hidup saya memang saya tularkan, saya juga menulis dalam buku untuk mengenalkan kepada seluruh pemuda bahwa kita harus memiliki cita cita sehingga ada tujuan,” imbuhnya.

Dalam perjalanan hidup yang dialaminya, lanjut Hadi, justru menjadikan pendidikan karakter untuk bisa meraih cita-cita itu, tetapi juga harus diiringi dengan disiplin dan keseriusan serta restu orang tua.

“Setiap di dinaskan saya selalu serius dan setiap ada masalah saya harus bisa memecahkan. Untuk bisa melakukannya saya meminta restu orang tua, Ibu saya,” pungkas Hadi.

Kepada Memontum.com Dandim 0818 Kab Malang-Batu Letkol Inf Ferry Muzawwad SIP berucap apa yang telah disampaikan bapak PanglimaTNI Hadi Tjahjanto,akan kami jadikan semangat dalam bertugas sebagai anggota TNI kalau dalam hidup tidak boleh mengenal kata menyerah.

Setelah mendengar cerita perjalanan hidup beliau menginspirasi kami untuk lebih disiplinan dalam bertugas. Kalau ingin menjadi seseorang yang sukses dalam karier,” ungkapnya. (fik/jun)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional