Pemerintahan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Buruknya Efektifitas dan Efisiensi Keuangan Pemkot Batu Dapat Nilai C Dari Kemenpan

  • Selasa, 13 Februari 2018 | 00:22
  • / 27 Jumadil Uula 1439
  • Dibaca : 128 kali
Buruknya Efektifitas dan Efisiensi Keuangan Pemkot Batu Dapat Nilai C Dari Kemenpan
LEMAH : Punjul Santoso Wawali Batu menjelaskan kenapa Pemkot Batu mendapat Predikat C (Foto By Karel)

Memontum Kota Batu — Masih rendahnya tingkat efektifitas dan efisiensi penggunaan anggaran jika dihubungkan dengan pencapaian membuat Pemkot Batu mendapatkan nilai C dalam Sistem Akuntabilitas Kinerja Instansi Pemerintahan (SAKIP).

SAKIP adalah sistem yang merupakan integrasi dari sistem perencanaan, sistem penganggaran dan sistem pelaporan kinerja, yang selaras dengan pelaksanaan sistem akuntabilitas keuangan. Dalam hal ini, setiap organisasi diwajibkan mencatat dan melaporkan setiap penggunaan keuangan negara serta kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.

“Penyebabnya adalah adanya budaya kinerja birokrasi penyelenggaraan pemerintahan Pemkot Batu belum berjalan secara maksimal, ” kata Punjul, Senin (12/2/2018). Supaya ini tidak terulang, jelas Punjul, Kementrian Pendayagunaan Aparatur Negara (Kemenpan) RI menyarankan supaya Pemkot Batu bisa bersinergi dengan Bapelitbangda Kota Batu dengan baik.

“Jika tidak bersinergi, dipastikan pemkot kesulitan mendapat raport bagus dari Kemenpan dikemudian hari,” ungkap Punjul. Bapelitbangda, menjadi koordinator visi misi Wali Kota dan Wakil Wali Kota Batu terpilih. Misalnya tahun pertama ini, apa visi misi yang bisa dilaksanakan.

“Tidak mungkin visi misi dilaksanakan dalam satu tahun anggaran saja, pasti dilakukan selama 5 tahun masa menjabat, ” terangnya. Dalam waktu dekat, pemkot akan memberikan pelatihan kepada programer di masing-masing OPD supaya hal ini tidak terulang. Rencananya, pelatihan akan diselenggarakan di luar kota.

“Kalau pelatihannya di Batu, programer yang dilatih nanti pulang. Tujuannya supaya mereka konsentrasi mengikuti pelatihan, ” tegas Punjul,Senin (12/2/2018). ” Dalam pelatihan nanti, programer diajarkan tentang bukan uang anggaran dihabiskan untuk apa, melainkan out putnya apa dari anggaran tersebut untuk masyarakat,” pungkasnya. (lih/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional