Pemerintahan

iklan Penerimaan Mahasiswa baru universitas wisnuwardhana
lenjag

Penyaluran Bansos Rastra Situbondo Duduki Peringkat II se Jawa Timur

  • Senin, 19 Februari 2018 | 20:03
  • / 3 Jumadil Akhir 1439
  • Dibaca : 121 kali
Penyaluran Bansos Rastra Situbondo Duduki Peringkat II se Jawa Timur
Acara Sosialisasi Pelaksanaan Program Bantuan Sosial Beras Sejahtera (Rastra) dan BNPT. (im)

Memontum Situbondo — Bupati Situbondo H.Dadang Wigiarto,SH dalam hal ini diwakili oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs Sugiyono,M.Pd.I menghadiri sosialisasi pelaksanaan program rastra dan Bantuan Pangan Non Tunai (BNPT) di Aula lantai II Pemkab, Senin (19/2/2018).

Pantauan Memontum.com, acara tersebut juga dihadiri oleh Asisten II didampingi oleh kepala Bagian Administrasi Perekonomian Ir. Sentot Sugiyono,M.Si, Wakil Kepala Divre BULOG Bondowoso Prasetiyo, Intel Kejaksaan Negeri Situbondo Aditiya Okto Tohari,SH dan Kasat Intel Polres Situbondo AKP Pujiarto,SH.

Asisten Perekonomian dan Pembangunan Drs.Sugiyono,M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan tim koordinasi bantuan beras sejahtera (Rastra) sepakat untuk menyalurkan beras sejak awal bulan Januari. Karena, hal ini berkaitan dengan pemenuhan kebutuhan pangan orang ekonomi lemah.

Sedangkan sosialisasi baru dilakukan setelahnya di bulan Februari. Hal ini guna menampung keluhan-keluhan dalam penyaluran bantuan bansos. Sehingga, selain sosialisasi juga bisa dilakukan evaluasi,pungkasnya.

Menurut Kabag Administrasi Perekonomian, Ir. Sentot Sugiyono,M.Si dalam arahannya menyampaikan, para keluarga penerima manfaat (KPM) penerima bansos rastra tidak lagi di tarik uang tebus. Beras diberikan secara gratis. Hanya saja jumlahnya berkurang, dari 15 kg menjadi 10 kg per KPM per bulan. Penyaluran bansos rastra akan berlangsung sejak bulan Januari hingga bulan Juni mendatang,katanya.

Selanjutnya, saat bulan Juli akan diberlakukan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) yang diberikan dalam bentuk kartu ATM. Kartu ini hanya dapat digunakan untuk belanja beras dan telur. Nilai rupiahnya sebesar Rp 110.000 per bulan. Masyarakat diminta segera menyiapkan Kartu Susunan Keluarga (KSK) dan KTP untuk membuat nomor rekening penerima bansos dan mendapatkan kartu ATM,ujarnya.

Sementara itu, Waka Subdivre BULOG Bondowoso, Prasetiyo dalam sambutannya menjelaskan, nama rastra pada 2017 berubah menjadi Bansos Rastra di tahun 2018. Pada tahun ini ada dua jenis bantuan yakni bansos rastra tanpa uang tebus berlangsung sejak bulan Januari hingga Juni 2018. Kemudian BNPT yang diberlakukan dari bulan Juli sampai Desember.

Prasetiyo berharap, para kades menunjuk satu orang khusus untuk melakukan pengecekan beras, baik kualitas maupun kuantitasnya. Jika tidak sesuai atau ada keluhan, maka segera dilaporkan kepada tim Bulog. Beras akan diganti dalam waktu 2 x 24 jam.

Ditambahkan Prasetiyo, dia berterimakasih kepada tim koordinasi kabupaten, para camat dan para kepala desa atas kerjasama dalam penyaluran bansos. Karena Kabupaten Situbondo menduduki peringkat kedua Se-Jawa Timur setelah Kabupaten Kediri dalam hal penyaluran bansos. Realisasi untuk bulan Januari sudah mencapai 99 persen,ungkapnya. (im/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional