Pemerintahan

iklan kpu kota malang
lenjag

Komisi VI DPR RI Desak Revitalisasi Pasar Sayur Suko

  • Kamis, 22 Februari 2018 | 19:55
  • / 6 Jumadil Akhir 1439
  • Dibaca : 98 kali
Komisi VI DPR RI Desak Revitalisasi Pasar Sayur Suko
KUNJUNGAN: Anggota Komisi V DPR RI, Bambang Haryo S mengunjungi Pasar Sayur Suko, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo yang bakal direvitalisasi, Kamis (22/02/2018)

Memontum Sidoarjo — Anggota Komisi VI DPR RI, Bambang Haryo Soekartono mendesak Pemkab Sidoarjo untuk segera merevitalisasi Pasar Sayur Suko, Kecamatan/Kabupaten Sidoarjo. Ini menyusul, selain disebabkan jam operasionalnya sangat minim, juga lokasinya sangat strategis di jalur utama Sidoarjo – Krian. Oleh karenanya itu, agar tidak banyak beralihfungsi Pasar Sayur Suko itu seharusnya diusulkan untuk direvitalisasi dan dibangun dengan konsep bangunan berlantai dua.

“Pasar Sayur Suko ini berada di lokasi yang sangat strategis. Posisinya di pinggir jalan raya dan daya beli masyarakat sangat kuat karena berada di sekirar pabrik dan perumahan. Makanya harus difasilitasi menjadi pasar potensial. Apalagi, pasar yang ada di sekitarnya kurang maksimal meski cukup banyak pembelinya,” terang Bambang Haryo Soekartono kepada Memo X, Kamis (22/2/2018).

Lebih jauh anggota Komisi VI DPR RI Bidang Perdagangan, Perindustrian, Investasi, Koperasi, UKM dan BUMN ini
menilai lokasi parkir yang kurang menjorok ke dalam menjadi keluhan sekitar 24 pedagang yang menempati pertokoan yang ada di pasar itu. Selain itu, Pasar Sayur Suko jam operasionalnya hanya pukul 01.00 – 04.30 WIB.

“Harusnya pasar ini banyak peminatnya kalau bisa dioperasikan dab dimanfaatkan masyarakat selama 24 jam. Maka dari itu harus dibuat fasilitas yang bagus dan alat pemadamnnya harus disertifikasi. Termasuk dinas pengelolah pasar harus membuat Innovasi agar pembeli mau membeli di pasar ini. Pedagang pun harus dibuat nyaman jangan dipersulit. Jadi harus ada dukungan pemerintah,” imbuh politisi Gerindra Dapil Surabaya – Sidoarjo ini didampingi Kepala Dinas Perindustrian dab Perdagangan (Disperindag) Pemkab Sidoarjo, Fenny Apridawati.

Menurutnya, karena luas Pasar Sayur Suko 1.700 meter persegi, maka jika disetujui bersamaan sekitar 10 pasar di Sidoarjo yang bakal direvitalisasi maka desain bangunannya harus berlantai dua serta konsepnya membuat semua sudut bisa dimanfaatkan pedagang maupun konsumen. Pihaknya meminta bangunan tidak ada ruang (space) yang terbuang.

“Pemkab Sidoarjo harus mengajukan revitalisasi pasar itu ke Kemendag. Karena dengan jumlah penduduk 3 juta minimal Sidoarjo dapat 10 pasar yang direvitalisasi dari program 1.000 pasar yang direvitalisasi,” tegas anggota Fraksi Gerindra DPR RI ini.

Sementara salah seorang pedagang di Pasar Sayur Suko, Supriyati menilai pasar harus segera direvitalisasi. Menurutnya bukan hanya parkir yang kurang memadai. Akan tetapi juga saat ini dimanfaatkan berdagang bukan hanya sayuran. Tetapi juga burung dan pakan burung, bengkel, warkop dan warung makan, tempat potong rambut serta peralatan aquarium.

“Kami setuju dan mendukung pasar ini diperbaiki. Agar tetap bisa ramai. Apalagi Pasar Desa Suko juga tak memadai sekarang,” pungkasnya. (wan/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional