Pemerintahan

POLITEKNIK NEGERI MALANG
lenjag

Kunker ke Trenggalek, Ibas Berikan Bantuan ke Warga Desa Siki

  • Kamis, 22 Februari 2018 | 21:24
  • / 6 Jumadil Akhir 1439
  • Dibaca : 138 kali
Kunker ke Trenggalek, Ibas Berikan Bantuan ke Warga Desa Siki
Kunjungan kerja Ibaz di Desa Siki Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek

Memontum Trenggalek — Anggota DPR RI Daerah Pemilihan VII, Edi Baskoro Yudhoyono lakukan kunjungan kerja (kunker) di Kota Keripik Tempe. Dalam kunjungannya ke Kabupaten Trenggalek ini, Ketua Fraksi Demokrat komisi XII ini memberikan bantuan Alat Pertanian dan Mesin Pertanian (Alsintan) yang merupakan program bantuan Pemerintah Pusat.

Kali ini, pria yang akrab disapa Ibas ini berkesempatan mengunjungi Desa Siki Kecamatan Dongko Kabupaten Trenggalek. Melihat sektor pertanian yang ada saat ini, pihaknya mengaku bangga lantaran semakin hari semakin berkembang.

“Saya akan terus berkomitmen dan mengawal kebutuhan – kebutuhan yang diinginkan masyarakat. Perlu diketahui bahawa dalam hal ini, saya mewakili komisi XI yang membidangi terkait pendidikan, pariwisata, olahraga dan pemuda, serta pendidikan akan terus memperjuangkan nasib masyarakat yang membutuhkan bantuan Pemerintah, ” ungkap Ibaz, Kamis (22/2/2018).

Pendidikan memang menjadi fokus utama pihak Pemerintah saat ini. Karena di tangan anak – anak bangsa, kemajuan bangsa akan dapat diraih. Oleh karena itu, pemberian pendidikan sejak dini, menjadi prioritas yang utama.

Program Pemerintah yang sudah berjalan saat ini adalah Bantuan Operasional Sekolah (BOS), yang dilanjutkan dengan Kartu Indonesia Pintar di masa kepemimpinan Joko Widodo. Akak tetapi hal tersebut perlu adanya penyempurnaan sehingga pembangunan yang ada bisa lebih baik dari masa ke masa.

Lebih lanjut Ibaz mengatakan hari ini masyarakat Indonesia menjadi saksi bahwa dilihat dari sektor Pertanian, Indonesia memang memerlukan adanya perhatian khusus.

“Jadi jika kesejahteraan petani ini terjamin, maka negara dapat dikatakan Makmur. Akan tetapi jika melihat tanah yang subur dan nasib petani tidak sejahtera, maka hal terbaik akan sia – sia dan tidak dapat dikatakan negara yang makmur, ” imbuhnya.

Adanya program Alsinta, Ibas mengaku selalu mengikuti perkembangan pelaksanaan program tersebut. Menurutnya, kesejahteraan petani merupakan simbol kemandirian pangan yang selalu menjadi cita-cita negara kita sebagai negara agraris.

Pihaknya berharap agar peningkatan produksi tanaman pangan akan mampu meningkat setiap tahunnya baik dari segi kualitas maupun kuantitas.

“Alsintan merupakan aset dalam sistem agribisnis yang memerlukan perawatan yang tepat, mulai dari perencanaan hingga penggunaan harus monitoring secara berkala dalam pemanfaatan asset tersebut. Sehingga produktifitas pertanian kita semakin hari semakin meningkat, “pungkasnya. (mil/yan)

Komentar

Jadilah orang pertama yang memberikan komentar!

Foto Terbaru

Theme Wordpress Untuk Portal berita Professional